[BERLIN] Juara dunia tujuh kali Michael Schumacher akhirnya resmi kembali ke arena balap Formula-1 (F-1) setelah membubuhkan tandatangannya dalam kontrak berdurasi satu tahun dengan Mercedes GP untuk musim 2010. Pembalap yang akan berusia 41 tahun pada 3 Januari 2010 itu akan mendapatkan bayaran sebesar US$ 9,9 juta atau sekitar Rp 95 miliar untuk satu musim balapan. Demikian dilaporkan harian terkemuka Jerman, Bild, Rabu (23/12).
Saat Grand Prix Bahrain yang merupakan GP pembuka musim 2010 pada 14 Maret 2010 nanti, pembalap yang akrab dipanggil Schumi itu akan mengakhiri 1.239 hari masa pensiunnya setelah balapan terakhirnya pada GP Brasil di Sau Paulo, Oktober 2006. Di tim Mercedes GP, Schumi akan mendampingi pembalap muda berusia 24 tahun yang juga asal Jerman, Nico Rosberg, yang sudah bergabung sejak sebulan lalu.
Bild melaporkan, Schumacher menandatangani kontrak pada Selasa (22/12) di markas besar Mercedes di Brackley, Inggris. Ia kembali ke F-1 setelah memenangi 91 dari 250 seri GP dan memulai balapan sebagai pemegang posisi pole (urutan pertama di garis start) sebanyak 68 kali. Musim lalu, Schumacher menjadi konsultan teknik untuk Ferrari dan sempat berencana menggantikan Felipe Massa yang menderita cedera leher pada GP Hungaria, Juli 2009.
Keputusan Schumacher bergabung dengan Mercedes merupakan pukulan bagi Ferrari, sehingga membuat Presiden Ferrari Luca di Montezemolo mengaku kecewa. Di Montezemolo mulai bekerja sama dengan Schumacher sejak tahun 1996, ketika bergabung dengan tim Benetton.
“Sebetulnya kami memberi kesempatan baginya untuk kembali ke arena balap sebagai pengganti Massa yang cedera . Kami berharap Schumacher kembali untuk tim Ferrari. Namun, karena kami sudah mengontrak Massa dan Fernando Alonso, maka kami tidak bisa menawarinya sebagai pembalap tim kami,” ujarnya.
Diragukan Tampil
Sementara itu, dua dari empat tim baru yang akan berpartisipasi di F-1 musim 2010, diragukan bisa tampil saat balapan perdana di Bahrain. Dua tim yang diragukan tersebut adalah USF1 dan Campos Meta 1. Dua tim baru lainnya adalah Virgin Racing dan Lotus F1.
USF1 diragukan karena mereka belum menentukan susunan pembalap kedua tim, sudah membayar kewajiban sebesar US$ 440.000 sebagai syarat keikutsertaan. Sedangkan Tim Campos sudah mempersiapkan sasis yang diproduksi oleh Dallara dan sudah lolos dua tes benturan yang diwajibkan sebagai standar keamanan. Namun, Campos diragukan bisa memenuhi kewajiban membayar uang yang dibutuhkan untuk bisa tampil.
Namun, baik pihak USF1 maupun Campos membantah keraguan banyak pihak itu termasuk Presiden F-1, Bernie Ecclestone.